Meskipun Apple baru-baru ini menaikkan harga Aplikasi dan Game di aplikasi resminya, pemilik produk iPhone di Indonesia dan India lebih beruntung daripada pengguna smartphone di China. Ini karena perusahaan dikabarkan menghapus ribuan aplikasi untuk konsumen di sana.
Diketahui bahwa Apple telah menambahkan tenggat waktu dan memperpanjangnya, meskipun penerbit aplikasi tidak mengirimkan lisensinya tepat waktu. Sehingga perusahaan teknologi AS itu mengambil metode yang tidak biasa.
Dilansir dari laman Gizmochina, Jumat 1 Januari 2020, hal ini menyebabkan perusahaan menghapus ribuan aplikasi, termasuk aplikasi berbasis game dari App Store China.
Apple telah menghapus 39.000 game dari App Store Cina. Langkah ini diambil karena perpanjangan batas waktu perizinan perseroan telah habis. Apple mengeluarkan pedoman bagi penerbit untuk mengirimkan nomor lisensi dari Pemerintah Cina.
Awalnya batas waktu adalah akhir Juni, kemudian diperpanjang hingga 31 Desember 2020. Namun, selain game, Apple juga telah menghapus aplikasi lain, sehingga penghitungan keseluruhan menjadi lebih dari 46.000.
Faktanya, hanya 74 dari 1.500 game terlaris yang berhasil diselamatkan. Langkah tersebut mungkin terkait dengan regulator China yang memburu konten tanpa izin.
Sebelumnya, perusahaan itu mendapat kritik keras karena mengizinkan aplikasi yang mengerahkan aktivitas polisi di App Store, di tengah protes Hong Kong pada 2019.
Analis mengatakan bahwa langkah-langkah ketat seperti itu akan membuat pengembang luar negeri mencari platform alternatif, yang bukan merupakan kabar baik bagi raksasa Cupertino.


0 Comments